Untitled Document
     
   
Sabtu, 29 Nopember 2014
Preview
Untitled Document
 
. Publikasi
. Layanan Informasi
 
 

Gambar : Memberikan kepuasan kepada pelanggan & masyarakat melalui produk & pelayanan bermutu berlandaskan 7 etos kerja.
Anda sedang ada di sini Halaman Utama > Perusahaan > Manajemen > Manajemen Resiko
 
Anda sekarang ada di sini
 
 
 
 
 
 
 
Manajemen Risiko
 
 
 
 

 

 

 

 

 

Untitled Document
 
Sertifikasi Internasional
Klik di sini untuk detail
Klik di sini untuk detail


 

Kebijakan Manajemen Risiko :

 

PT Pupuk Sriwidjaja sebagai badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi dan memasarkan pupuk dalam operasinya tetap memperhatikan aspek mutu, memberikan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat melalui produk dan pelayanan yang berkualitas, mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta pelestarian lingkungan hidup.

Guna mendukung visi dan misi perusahaan, diterapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi : transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan kewajaran sebagai dasar pengelolaan perusahaan.

 

 

Dengan banyaknya ketidakpastian dan cepatnya perubahan lingkungan usaha, baik internal maupun eksternal, maka akan berdampak kepada makin kompleksnya risiko usaha yang harus dihadapi perusahaan.

Dalam rangka menerapkan GCG serta meningkatkan kemampuan perusahaan di dalam menghadapi setiap perubahan, maka penerapan manajemen risiko menjadi kebutuhan mutlak guna mengurangi dan mencegah terjadi kerugian yang mengganggu kelangsungan usaha.

Untuk dapat mengelola risiko usaha dengan baik, Direksi menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko yang harus dilaksanakan di setiap unit kerja dengan kegiatan sebagai berikut :

  • Mendeteksi / mengidentifikasi risiko sedini mungkin pada setiap aktivitas
  • Melakukan pengukuran tingkat / besarnya setiap risiko, deengan memperhitungkan besarnya dampak dan kemungkinan terjadinya peluang risiko
  • Melakukan evaluasi terhadap sumber risiko dan penyebab terjadinya risiko, sebagai dasar untuk memetakan dan mengendalikan risiko yang signifikan.
  • Menyusun rencana strategi pengendalian terhadap risiko yang mempunyai prioritas tinggi / risiko signifikan.
  • Melakukan kegiatan strategi pengendalian risiko yang membahayakan kelangsungan hidup perusahaan.
  • Melakukan pemantauan risiko secara terus menerus, khususnya yang mempunyai dampak cukup signifikan terhadap kondisi perusahaan.

Setiap pimpinan unit kerja bertanggung jawab atas dilaksanakannya kebijakan manajemen risiko di unit kerjanya masing-masing, guna mewujudkan terciptanya suatu sistem pengelolaan risiko yang akurat dan komprehensif untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara keseluruhan.

   
 
Untitled Document